Apa dan Siapa Hizbullah dan Nasrallah

Agresi militer Israel ke wilayah Lebanon Selatan, berimplikasi pada
bersatu padunya rakyat Lebanon untuk mengusir tentara Israel diwilayah tersebut. Para pejuang Hizbullah dalam perjuangnnya baik melalui perang terbuka, menggunakan jalur diplomasi maupun dengan cara destruktif juga digunakan untuk melawan militer Israel.

Pemerintahan Lebanon mendukung Hizbullah dalam memperjuangkan Pembebasan rakyat Lebanon, khususnya wilayah Selatan melawan agresi militer Israel. Hal itu terbukti dengan tidak di lucutinya persenjataan Hizbullah dan para tokoh Hizbullah dengan leluasa berpolitik dan beraktifitas di negara Lebanon. Pada hal pada saat itu pemerintahan Lebanon mendapat tekanan dari Amerika Serikat yang notabenya adalah sekutu Israel.

Syeikh Hassan Nasrullah merupakan figur diantara para tokoh Timur Tengah yang berani melawan Kebijakan pemerintahan Israel. Beliau dengan berbagai cara memperjuangkan agar militer Israel keluar dari zona wilayah Lebanon Selatan. Banyak ceramah-ceramah beliau, baik di majalah, TV Live, koran maupun di kampus-kampus yang bertujuan untuk melawan berbagai kebijakan pemerintah Israel khususnya mengenai invasi militer Israel. Peranan beliau dalam mengkonsolidasikan rakyat Lebanon yang multi kultur dan etnis, merupakan kekuatan sosial tersendiri yang harus di perhitungkan oleh militer Israel dalam merebut wilayah Lebanon Selatan.

Pemerintahan Israel harus berfikir ulang, jika hendak menginvasi Lebanon kedua kali. Paska Kegagalan militer Israel dalam menguasai Wilayah Lebanon Selatan menimbulkan dampak yang besar, biaya Perang yang mahal, terbunuhnya tentara Israel maupun korban sipil Israel. Perang yang berkecamuk antara Hizbullah dengan militer Israel mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat dunia. Hal itu terbukti dengan maraknya demonstrasi mengecam kebijakan dalam negeri Israel terhadap agresi ke wilayah Lebanon Selatan.