Jalan Cinta Sang Sufi

 

TAK syak lagi, Jalaluddin Rumi merupakan salah seorang penyair Sufi terbesar sepanjang sejarah Islam. Syair-syairnya telah menjadi sumber kajian dan rujukan bagi setiap pembicaraan mengenai Sufisme dan dimensi mistik dalam Islam. Syair-syair dan ajaran cinta Rumi telah menjadi inspirasi bagi para penyair dan kritikus sastra di seluruh penjuru dunia untuk menciptakan karya-karya sastra yang memiliki nilai dan estetika tinggi.

Karya-karya Rumi telah menjadi bahan perbincangan utama dalam khazanah kesusastraan Barat dan Timur yang masih terus dilakukan hingga saat ini. Fenomena ini tentu bukan sebuah kebetulan belaka, karena dunia saat ini tengah ditandai oleh apa yang sering disebut-sebut sebagai “kebangkitan agama dan spiritualitas”. Kerinduan manusia modern untuk menemukan dirinya yang sejati dan memperoleh makna dalam hidupnya telah membuat mereka kembali merenungkan pesan-pesan moral dan spiritual yang ada dalam setiap agama. Dalam Islam, pesan moral dan spiritual yang sangat luhur biasanya terdapat dalam aspek yang disebut tashawwuf atau Sufism, yang merupakan dimensi bathin dari ajaran- ajaran Islam.

Jalan Cinta Sang Sufi: Ajaran-ajaran Spiritual Jalaluddin Rumi adalah terjemahan dari karya William C. Chittick The Sufi Path of Love: Spiritual Teachings of Rumi. Buku ini secara luas dan menarik mengulas berbagai tema yang terdapat dalam syair-syair Rumi. Chittick dengan sangat cerdas mengelompokkan dan menyusun kembali tema-tema yang terdapat dalam syair-syair Rumi untuk kemudian memberikan ulasan seperlunya.