Tafsir Al-Fatihah Al-Ikhlas dan Al-Qadr Perspektif Irfan

“Kitab yang suci ini, seperti yang dinyatakan sendiri oleh Allah Swt adalah kitab hidayah dan pengajaran, cahaya yang menerangi jalan perilaku manusia. Dalam setiap kisahnya, atau ayat sucinya, seorang mufasir harus mengandarkan kepada pencari ilmu jalan yang bisa mengantarkannya kepada alam gaib dan menunjukkannya jalan kebahagiaan, jalan makrifat dan kemanusiaan.”—Imam Khomeini Islam menaruh perhatian besar pada tiga surah pendek dalam al-Quran: al-Fâtihah, al-Ikhlâsh, dan al-Qadr. Sedemikian pentingnya tiga surah tersebut sejumlah ulama bahkan menjadikan bacaan tersebut sebagai bacaan favorit dalam salat-salat fardu atau sunah mereka ataupun wirid-wirid mereka. Sebagian lagi menjadikan tiga surah tadi sebagai objek kajian tafsir mereka sesuai dengan bidang yang kuasai. Barangkali dari sinilah Imam Khomeini kemudian menjadikan tiga surah tersebut sebagai objek kajiannya melalui perspektif ‘irfân yang ditekuninya sejak muda. Dengan pendekatan yang dilakukannya, sang Imam berhasil menyingkap rahasia dan batin masing-masing surah. Sebuah karya yang sangat pantas ditela’ah!