All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Yang Mengenal Dirinya Mengenal Tuhannya

Yang Mengenal Dirinya Mengenal Tuhannya



Sebagai agama samawi yang terakhir dan paling komprehensif, Islam menekankan bahwa Tuhan sama sekali bersifat transenden dari ciptaan-Nya. Berkenaan dengan peryataan ini, kaum sufi sepakat sepenuhnya. Mereka berkata, “Dengan rupa apa pun engkau membayangkan Tuhan, dia tetap berbeda dari bayanganmu.” Namun, pada saat yang sama, mereka meyakini bahwa Tuhan juga bersifat imanen, selalu ada di dalam semua ciptaan-Nya. Bahkan, mustahil bagi manusia untuk mengetahui Tuhan kecuali ciptaan-Nya. Menurut kaum sufi, ciptaan yang paling dekat dan paling mudah untuk mengantar kepada pengenalan Tuhan adalah diri manusia sendiri. Karena itulah Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa mengenal dirinya, maka dia mengenal Tuhannya.”

Jalaluddin Rumi, yang terkenal dengan puisi-puisi sufistiknya, kali ini menyusun aforisme-aforisme yang luar biasa indah dan dalam. Buku ini adalah salah satu magnum opus-nya. Jika Matsnawi dianggap sebagai karya puisi terbaik, maka buku ini―yang edisi bahasa Arabnya berjudul Fihi ma Fihi― adalah yang terbaik dalam bentuk aforisme sufistik. Lewat aforisme ini, kita seperti sedang bertatap muka dengan Maulana, berbincang-bincang dan diajak untuk merenungi hakikat eksistensi. Ia memberi ‘ragi’ bagi pencarian bentuk ekesistensi kita sebagai manusia. Buku ini nampak tersusun sebagai sebuah risalah petunjuk bagi para penempuh jalan sufi, sehingga bab demi babnya terasa sebagai sebuah kurikulum yang tersusun rapi.


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Jalaluddin Rumi

    Penerjemah

    Anwar Holid

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Pustaka Hidayah

    Halaman

    354