All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Wanita dan Hijab

Wanita dan Hijab



Apakah islam mendukung wanita berada di balik tirai sebagaimana dipahami dari makna lafaz “hijab”? atau bahkan dia berpendapat bahwa perempuan diharuskan menutupi tubuhnya hanya pada ketika hadirnya seorang laki-laki asing (non muhrim) tanpa harus menjauh dari masyarakat? Jika pendapat Islam jatuh pada alternatif terakhir, lalu apa batas-batas penutup auratnya? Apakah wajib menutup wajah dan dua telapak tangan? Atau yang wajib hanyalah menutup seluruh tubuh selain wajah dan kedua telapak tangan? Kemudian apakah dalam Islam ada persoalan yang bernama “ pelarangan demi nama kesucian”? artinya, adakah dalam Islam persoalan ketiga selain “tetap tinggal di balik tirai” atau “pengurungan”? dengan kata lain, apakah Islam mendukung adanya pemisahan antara masyarakat wanita dan masyarakat laki-laki atau tidak?
Sebenarnya pembicaraan tentang berhijabnya seorang wanita di hadapan laki-laki asing adalah salah satu persoalan penting dalam Islam, hingga al-Quran banyak menyebut hal itu. Oleh karenanya, sumber perintah ini dalam Islam tidak diragukan lagi. Tertutupnya seorang wanita dari laki-laki asing merupakan suatu fenomena positif demi kesucian antara laki-laki dan wanita yang bukan muhrim. Demikian juga tidak diperbolehkannya berduaan saja antara wanita dan laki-laki asing.
Secara keseluruhan buku ini mebahas lima persoalan penting seputar hijab, yaitu: perintah mengenakan hijab, untuk apa mengenakan hijab, filsafat hjab dalam Islam, berbagai protes dan kritikan, dan batas-batas hijab dalam Islam.
Selamat membaca !


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Murtadha Muthahhari

    Penerjemah

    Nashib Mustafa

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Penerbit Lentera

    Halaman

    251