All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Psikologi Ibn Sina

Psikologi Ibn Sina



Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan tentang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat misterius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa mereka sudah mengetahui lebih banyak tentang jiwa, menyelami hakikatnya, menyingkap rahasianya dan me¬ngenali esensinya, ternyata mereka mendapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai fenomena yang menarik.

Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pengaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan adalah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-perpustakaan Eropa¬ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus krip.

Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak mengutip argumentasi Ibn Sînâ dalam membuktikan keberadaan jiwa. Sementara itu pengaruh psikologi Ibn Sînâ terhadap para filosof Muslim, tidak perlu dibuk¬tikan lagi. Para filosof Muslim mutakhir menetapkan kepemimpinan dan kepeloporan Ibn Sînâ, dan mem¬berinya gelar Syaikh ar-Ra’îs. Mereka meniru gayanya dalam sebagian besar pembahasan tentang ilmu jiwa.


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Ibn Sina

    Penerjemah

    M.S Nashrullah

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Pustaka Hidayah

    Halaman

    202