All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Penghargaan Ahlusunnah Atas Ahlulbait

Penghargaan Ahlusunnah Atas Ahlulbait



HUKUM universal menyatakan segala perbuatan selalu ada ganjaran atau upahnya. Namun, dalam konteks Rasulullah saw, beliau hanya meminta “upah” kepada umatnya berupa kecintaan kepada keluarganya (al-Qurba). Firman-Nya : katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang terhadap keluargaku)(al-qurba).” (QS asy-syura: 23).
Logika sederhannya, jika kita memang berutang budi, baik secara moral maupun eksistensi, kepada Rasulullah, maka selayaknya kita membayar “upah” beliau dengan kecintaan kepada keluarganya. Pertanyaannya adalah, siapa yang dimaksud dengan al-qurba disana ?
Allamah Hafizh Muhibbudin Thabari Syafi’I (w. 694 H). sang pengarang, berhasil mendaftar berbagai dalil mengenai keutamaan Ahlulbait, kewajiban mencintai dan menaati mereka, dan siapa-siapa yang dimaksud dengan Ahlulbait. Sementara itu, verifikasi dari Muhammad Jawad Abul-Qasimi menjadikan buku ini sebagai a very priceful book karena selain merujuk kitab-kitab para pakar hadis klasik juga pakar hadis kontemporer.
Dari penjelasan pensyarahnya, pembaca akan menemukan bahwa kecintaan kepada keluarga Nabi tidak semata bersifat emosional tetapi lebih dari itu. Bahkan ia menjadi asa bagi tegaknya khilafah sebagaimana disitir oleh sejumlah riwayat dalam kitab-kitab hadis standar.


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Syekh Muhibbudin Thabari

    Penerjemah

    Ali Alkaff

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Nur Al-Huda

    Halaman

    95