All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Pemuda Dambaan Surga

Pemuda Dambaan Surga



Sebuah riwayat menyebutkan, Nabi saw besabda, “ Lâ fata illa ‘Aliyy, lâ syaif illa Dzulfiqar. Tak ada pemuda kecuali Ali, tak ada pedang selain Dzulfiqar.” Istilah fata pada ungkapan nabi saw tersebut, dalam dunia kehidupan tasawuf, melahirkan konsep futuwwah (Arab) atau jawanmardi (Persia). Yang merujuk pada konsep kepemudaan secara spiritual, bukan secara fisikal. Sepertinya, inilah yang diisyaratkan oleh Ali bin Abi Thalib dalam nasihatnya kepada Hasan, putranya, ketika membincangkan masalah kepemudaan. Ali berpandangan bahwa arti pemuda tidak terbatas pada usia tertentu. Ia bukanlah seorang anak yang telah mencapai usia balig atau yang berusia 20 hingga 30 tahun. Tetapi menurut beliau, pemuda adalah orang yang sedang mencari kebenaran, penuh gairah, dan memiliki motivasi untuk mencari yang kuat.
Buku ini adalah semacam ulasan pendek, namun berbobot terhadap pesan Ali bin Abi Thalib kepada putranya (dan sebetulnya kepada setiap oang yang berkriteria di atas) yang tercantum dalam Nahj al-Balaghah, surat ke-31. Sang komentator, Mahdi Hadawi Tehrani, berhasil menyampaikan pesan autentik dari Ali kepada objek pendengar sehingga agung pesan itu tetap aktual sampai sekarang.
Selamat membaca !


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Mahdi Hadavi Tehrani

    Penerjemah

    Yusuf Anas

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Penerbit Citra

    Halaman

    198