All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Menjelajah Semesta Iman

Menjelajah Semesta Iman



“Anakku, coba kau perhatikan tabiat manusia! Secara naluriah, manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan tanpa tanding, yang dia sebut Tuhan, dan ia tidak memerlukan penalaran rumit untuk mengakui itu. Apakah engkau pernah melihat bagaimana dorongan kuat seseorang yang dahaga untuk bergerak mencari air? Jika engkau mencoba menghentikannya agar dia tidak mengangkat gelas untuk minum, dan menanyakan sekali lagi apakah dia yakin bahwa apa yang hendak diminumnya itu adalah air.., kira-kira, apa yang akan kau dengar sebagai jawabannya?”
“Tapi yah, mengapa kebanyakan orang tidak percaya kepada Tuhan, jika fitrah mereka sendiri sudah merupakan penuntun kepada-Nya?”
“Anakku, mata manusia memang ada pada posisi melihat, tetapi jika dia sendiri atau orang lain menaruh sebuah penutup tebal pada matanya, maka mata itu tidak akan bisa mencapai apa yang ingin dilihatnya. Apalagi mata itu dipejamkan. Telinga memang diciptakan untuk mendengar, namun ia tidak dapat mendengar jika disumbat. Dan tabiat manusia pun bekerja seperti itu. Oleh karena itu, dia harus dibebeaskan dari tutupan dan sumbatan itu. Jangan sampai hawa nafsunya membelenggu, menyempitkan, atau mengendalikan langkah-langkah fungsi asli fitrahnya, dan jangan sampai godaan setan menutupi pandangan fitrahnya.”
Itulah cuplikan dialog antara ayah dan anak yang terekam dalam buku ini. Fakhri Mashkoor, sang penulis buku, telah berhasil menyusun sebuah karya edukasi dalam bentuk dialog dan berkarakter, mengisi kekosongan pola didik dan pola asuh yang masih bersifat instruktif. Pesan yang terpapar dalam keseluruhan buku ini emang layak untuk dijadikan referensi bagi semua kalangan.
Selamat menyimak !


Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Fakhri Maskoor

    Penerjemah

    Unknown

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Nur Al-Huda

    Halaman

    154