All for Joomla All for Webmasters
« Return to Previous Page

Ayat Tathhir: Rahasia dan Manifestasi Kemaksuman Ahlulbait Nabi

Ayat Tathhir: Rahasia dan Manifestasi Kemaksuman Ahlulbait Nabi



“Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan dosa dari kalian, hai Ahlulbait, dan membersihkan
kalian sebersih-bersihnya” (QS. al-Ahzab [33]:33)

Dalam ayat ini, dikenal sebagai Ayat Tathhir (Ayat Penyucian) sedikitnya ada tiga kata kunci yang selalu menjadi perdebatan panas di antara berbagai mazhab pemikiran Islam: kehendak Allah (iradah), dosa (al-rijs), dan Ahlulbait (ahl al-bayt). Dengan mendedah setiap potongan kata
dalam ayat di atas, Syekh Ashifi menuntun pembaca untuk memahami ayat ini berikut implikasi dari ayat tersebut. Dengan ketelitiannya, yang didukung oleh ayat dan riwayat, penulis
menyimpulkan bahwa kehendak Allah dalam ayat di atas tidaklah berlawanan dengan ikhtiar manusia. Demikian juga, kata Ahlulbait sesungguhnya hanya ditujukan kepada keturunan Nabi
saw saja, bukan kepada yang lain.

Sementara, Dr. Hatem Abu Shahba berhasil menunjukkan bahwa, melalui Ayat Tathhir di atas, orang-orang yang memangku dan melanjutkan risalah—seperti para nabi, rasul dan pelanjutnya—haruslah orang yang dijaga kesuciannya dan maksum dari dosa, kesalahan, kekeliruan atau perbuatan tidak benar apa pun. Jika manusia tidak memiliki kepercayaan 100% pada kemaksuman mereka yang ia ikuti dan ia ambil sebagai model teladan, lantas bagaimana bisa ia yakin bahwa jalan yang ditempuhnya sungguh-sungguh jalan yang benar?

Inilah karya yang akan membimbing pembaca pada keyakinan dan
kepastian terhadap kedudukan agung dan posisi tanpa cela
keluarga suci Rasulullah saw.

Selamat Menyimak!


Categories: , .
Tags: , , .

Pilih Buku

icon-indonesia
icon-inggris
icon-arab
icon-parsia

  • Lihat Buku

    Lihat Buku

    Silakan login / registrasi untuk melihat buku. Terimakasih.

  • Info Buku

    Info Buku

    Penulis

    Muhammad Mahdi Ashifi

    Penerjemah

    Rizal Fahrizal & Ety Triana

    Bahasa

    Indonesia

    Penerbit

    Nur Al-Huda

    Halaman

    250